Perkuat Koordinasi Penyuluh, Tojo Una-Una Mantapkan Dukungan Swasembada Pangan
Tojo Una-Una, 5 November 2026 – Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., mendorong penguatan kolaborasi dan sinergi penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan swasembada pangan di Kabupaten Tojo Una-Una. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian yang dirangkaikan dengan Gerakan Panen Perdana metode PM-AAS di Kelompok Tani (Poktan) Bambalo Jaya, Desa Bambalo, Kabupaten Tojo Una-Una.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas KPTPHP Kabupaten Tojo Una-Una, Ir. Albar Amir, ST., M.Si. Danramil 0705 Tojo Barat Syafar, perwakilan BPS Kabupaten Tojo Una-Una Sudarman, Kepala Desa Bambalo, Kepala Desa Mawomba, Kepala Desa Kabalo, Kelsi Penyuluhan Provinsi Sulawesi Tengah, Katimker Penyuluh Kabupaten Tojo Una-Una, PJ Swasembada Kabupaten Tojo Una-Una, penyuluh CWS BRMP Sulawesi Tengah, penyuluh pertanian, pengurus dan anggota kelompok tani, dan unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Sulawesi Tengah menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pendampingan petani dalam mengawal implementasi program Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat antara penyuluh, dinas pertanian, dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi serta menyelesaikan berbagai permasalahan usaha tani, sekaligus memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi harus mampu menciptakan nilai tambah hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani beserta keluarganya. Upaya tersebut memerlukan pendampingan berkelanjutan, penerapan inovasi teknologi, pengembangan hasil produksi, serta penguatan akses pasar.
Sementara itu, Kepala Dinas KPTPHP Kabupaten Tojo Una-Una menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian melalui penguatan koordinasi, fasilitasi kegiatan, dan optimalisasi peran penyuluh dalam mendampingi petani dan kelompok tani di wilayahnya.
Diskusi dalam rapat koordinasi berlangsung dinamis dan menarik dengan membahas berbagai permasalahan serta tantangan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian, khususnya program perbenihan, Cetak Sawah Rakyat (CSR), dan pengembangan jaringan irigasi. Para peserta, termasuk narasumber dari unsur terkait, saling bertukar pandangan, pengalaman, dan informasi lapangan guna mengidentifikasi kendala serta merumuskan langkah penyelesaian yang tepat. Berbagai solusi dan rekomendasi konstruktif yang disampaikan diharapkan dapat menjadi acuan dalam mempercepat pelaksanaan program, meningkatkan efektivitas pendampingan penyuluh, serta mengoptimalkan dukungan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Tojo Una-Una.
Kegiatan Rapat Koordinasi dirangkaikan dengan Gerakan Panen Perdana PM-AAS di lahan Poktan Bambalo Jaya. Berdasarkan hasil pengukuran ubinan, produktivitas padi varietas Mekongga mencapai 6,8 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare. Capaian ini menjadi gambaran positif penerapan metode PM-AAS sekaligus motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penerapan inovasi teknologi budidaya.
Melalui penguatan koordinasi penyuluh, kolaborasi lintas sektor, dan pendampingan pertanian secara berkelanjutan, BRMP Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus berkomitmen mendukung peningkatan produksi padi, penguatan ketahanan pangan, serta percepatan swasembada pangan menuju pertanian modern dan kesejahteraan petani.
Penulis: Fitriani Nani
Editor: Irwan S